Mitos dan Fakta Waxing yang Harus Kamu Tau

Mitos dan Fakta Waxing yang Harus Kamu Tau

Memiliki kulit yang mulus dan tampak kesat adalah salah satu impian bagi sebagian orang. Itulah mengapa sekarang ini perawatan tubuh hadir dengan pilihan yang semakin lengkap. Contohnya seperti menghilangkan rambut kecil yang tumbuh di bagian tangan, tubuh, juga kaki. Waxing pun menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

Eits, tapi tunggu dulu. Ada yang bilang waxing itu bisa bikin rambut tumbuh lebih cepat. Katanya juga, waxing bisa bikin kulit jadi keriput. Waduh, itu informasi yang benar atau salah ya? Masuk ke dalam mitos atau fakta sih? 

Mitos dan Fakta Waxing yang Harus Kamu Tau
unsplash/bermixstudio

Banyak sekali bertebaran informasi baik ataupun mengerikan tentang waxing. Informasi yang berkembang dari mulut ke mulut dan terus tersebar ini, sekarang bisa menjadi informasi dominan yang paling sering ditemukan. Alhasil mereka-mereka yang berpikiran ingin waxing, jadi ragu untuk mencobanya. Hmm, mending kita bahas mitos dan fakta tentang waxing yuk. Udah saatnya kamu tau informasi yang sebenarnya.

Mitos ke-1: Rasa Sakitnya Kaya Mau Me…

Fakta: Banyak orang yang pertama kali mencoba waxing, mengeluhkan rasa sakit setelah waxing yang parah dan bikin trauma untuk coba lagi. Mendengar keluhan ini, tentu membuat orang ‘pertama kali’ selanjutnya takut dan ragu untuk coba juga. Rasa sakit yang dirasakan pertama kali ini sebenarnya adalah hal yang wajar. Hal itu karena tubuh, kulit, juga kamu belum pernah merasakan pengalaman waxing sebelumnya.

Ada beberapa cara agar rasa sakit dari waxing bisa sedikit berkurang. Sebelum waxing, kamu bisa scrubbing area target agar sel-sel kulit mati juga rambut yang terjebak di dalam kulit terlepas. Kemudian berikan bedak tabur di sekitar area target waxing. Tujuannya adalah untuk membantu menyerap kelembaban yang berlebih pada area tersebut serta membuat lilin bekerja sempurna. Selain itu, pastikan tubuh relax dan jangan tegang. Setelah waxing, kamu bisa mengoleskan gel dingin seperti aloe vera untuk membuat area bekas waxing terasa lebih calming. 

Mitos ke-2: Waxing Tidak Akan Menyebabkan Rambut Tumbuh ke Dalam

Fakta: Sayangnya, waxing adalah salah satu penyebab rambut tumbuh ke dalam. Kondisi rambut tumbuh ke dalam atau ingrown hair bisa terjadi setelah rambut dicukur atau dicabut. Situasi ini terjadi karena perubahan siklus pertumbuhan folikel rambut, akibat hilangnya lapisan tabung tempat tumbuh rambut sebelum akhirnya naik keluar ke permukaan kulit. Dilansir dari halodoc, ketika melakukan waxing, rambut akan tercabut dengan sangat cepat dan tarikan yang cepat itu benar-benar mengganggu lapisan yang sangat penting tersebut. 

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan memastikan kulit dalam keadaan lembab sebelum melakukan waxing. Jaga kulit tetap terhindar dari dehidrasi sejak sehari sebelum waxing. Kulit kering akan menyebabkan rambut patah pada tingkat permukaan daripada dikeluarkan dari folikel. Kamu juga bisa melakukan pengelupasan ringan melalui scrubbing agar membantu menghilangkan sel kulit mati yang memungkinkan menghalangi rambut tercabut secara sempurna saat waxing.

Mitos ke-3: Waxing Membuat Rambut Tumbuh Lebih Lebat

Fakta: Rambut yang ada di tubuh manusia tumbuh dari folikel rambut yang berada di bawah lapisan kulit. Sedangkan waxing adalah proses menyingkirkan rambut di tubuh yang tidak diinginkan dengan mengangkatnya hingga ke akar. Dikutip dari alodokter, proses mencabut rambut hingga ke akar ini sudah pasti gak mungkin memicu rambut tumbuh menjadi lebih banyak ataupun lebat. Justru waxing disebut dapat menyebabkan kerusakan pada folikel rambut di bawah kulit, sehingga rambut bisa jadi tidak tumbuh lagi. Hal ini mungkin saja terjadi apabila waxing dilakukan terlalu sering. Gak hanya waxing, proses mencukur pun bisa menjadi penyebab rambut tumbuh menjadi lebih lama. Oleh karena itu, melakukan waxing apalagi terlalu sering dan dalam jangka waktu yang panjang malahan dapat membuat rambut tumbuh lebih sedikit.

Mitos ke-4: Waxing Akan Menarik Kulit dan Membuat Kulit Keriput

Fakta: Beberapa sumber menyebutkan, melakukan waxing dapat memunculkan kerutan pada kulit. Hal ini didasarkan pada kegiatan waxing yang melibatkan beberapa tarikan dan menjadi masuk akal apabila kulit jadi kendur hingga menyebabkan kerusakan yakni kerutan. 

Dikutip dari Self, setiap gerakan kasar pada kulit mungkin dapat mengiritasi kulit, tetapi waxing bukanlah satu-satunya faktor utama yang dapat menyebabkan kerutan. Kerutan dapat terjadi apabila produksi kolagen pada kulit terganggu dan membuat kulit tidak sekencang sebelumnya. Kolagen sendiri secara alami bisa berkurang jumlahnya seiring bertambahnya usia. Dan beberapa faktor penting lain yang dapat menyebabkan kulit berkerut adalah paparan sinar UV dalam jangka panjang, pemeliharaan kesehatan yang kurang baik, kebiasaan sehari-hari yang salah, serta kurangnya nutrisi baik ke dalam tubuh. Jadi waxing sama sekali tidak punya pengaruh signifikan terhadap kerutan.

Mitos ke-5: Waxing Lebih Baik daripada Bercukur

Fakta: Hal ini berbeda-beda menurut beberapa orang. Waxing menarik rambut pada tubuh hingga ke akar, yang bisa membuat rambut tumbuh lebih lama. Sedangkan bercukur pada dasarnya hanya menghilangkan rambut yang ada di permukaan kulit sehingga rambut masih tersisa di dalam dan ujung rambut pun menjadi lebih tajam. 

Mitos ke-6: Waxing Saat Menstruasi Rasanya Lebih Menyakitkan

Fakta: Menarik rambut secara tiba-tiba dari tubuh memang pada dasarnya bisa menimbulkan rasa sakit. Namun hal yang satu ini merupakan sebuah opini yang disesuaikan dengan preferensi setiap orang. Dikutip dari beautyjournal.id, tubuh akan mengalami gejolak hormon dan secara tidak langsung hal tersebut membuat indra perasa jadi jauh lebih sensitif dari biasanya. Melakukan waxing pada masa-masa pra hingga saat menstruasi mungkin saja akan terasa lebih menyakitkan. Namun kemungkinan besar itu terjadi karena tingkat kesensitifan yang sedang naik.

Itu dia beberapa mitos legendaris seputar waxing. Harus pintar-pintar dalam membaca informasi yang benar. Kalau tahu faktanya, jadi gak perlu khawatir deh untuk ngelakuin waxing.

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: