Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Momen kelulusan sekolah adalah salah satu hal yang hampir setiap orang pernah rasakan. Setiap tahunnya, akan ada ribuan pelajar yang pada akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dasar mereka, sebelum melangkah naik ke jenjang pendidikan selanjutnya. Namun sebelum melanjutkan perjalanan kembali, sedikit perayaan kecil biasa dilakukan sebagai bentuk self-reward kepada diri.

Di Indonesia sendiri, perayaan kelulusan dilakukan banyak pelajar dengan berbagai cara. Salah satu yang identik dan seakan sudah menjadi tradisi adalah tradisi ‘mewarnai’ seragam. Melakukan corat-coret pada pakaian seragam sekolah, diikuti dengan konvoi kendaraan menuju lokasi tertentu sudah hampir setiap tahun terjadi saat kelulusan diumumkan. 

Nyatanya, acara-acara seperti ini gak hanya heboh dilakukan di Indonesia saja. Perayaan kelulusan rupanya menjadi kegiatan tahunan yang juga dilakukan oleh murid di negara-negara lainnya. Mulai dari mengirimkan hadiah pada sesama murid, melakukan arak-arakan bersama guru, hingga tradisi gantung tas di tiang bendera. Wah kelihatannya unik ya. Kira-kira bagaimana perayaan kelulusan yang dilakukan murid negara lain di berbagai belahan dunia? Yuk kita lihat.

Tradisi Lepas Kancing di Jepang

Jepang menjadi salah satu negara dengan tradisi perayaan kelulusan yang unik nih. Untuk merayakan kelulusan, pelajar pria di Jepang biasanya melepas kancing baju nomor dua paling atas dari seragam sekolah mereka. Kancing ini lalu diberikan kepada perempuan baik yang setingkat atau adik kelas yang mereka sukai.  

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Kancing yang diberikan ini disimbolkan sebagai hati. Dan memberikan kancing baju nomor dua tersebut kepada seseorang diartikan bahwa si penerima adalah orang yang berharga di hidupnya.  Selain itu bisa juga diartikan sebagai pernyataan rasa suka, cinta atau sayang kepada orang yang menerima. Gak peduli diterima atau tidak, tradisi ini seolah mengajarkan mereka untuk berani menyatakan perasaan yang dimiliki sebelum harus pergi untuk melangkah ke jenjang kehidupan selanjutnya.

Gak cuma pelajar pria yang bisa memberikan kancing baju mereka kepada perempuan. Pelajar perempuan pun boleh untuk meminta kancing baju dari lelaki yang mereka sukai lho. Tradisi unik dari negeri Sakura ini romantis banget ya.

Hadiah Operasi Plastik di Korea

Mengutip dari Kumparan, operasi plastik rupanya menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan setelah lulus dari sekolah. Gak bisa disebut sebagai sebuah tradisi, namun operasi plastik umumnya diminati sejak usia remaja, yakni dimulai dari usia 19 hingga 29 tahun. Oleh karena itu, gak heran kalau operasi plastik sering dijadikan sebagai wujud perayaan kelulusan. Bentuk hadiahnya pun berupa satu paket treatment operasi plastik dari orang tua untuk anak sebagai penghargaan karena sudah bekerja keras selama sekolah. 

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Persaingan yang ketat dan sangat selektif, terutama terhadap penampilan fisik, menjadi alasan operasi plastik banyak dilakukan. Salah satu dokter bedah plastik di Korea pun menyebutkan, banyak yang percaya bahwa seseorang yang terlihat lebih menarik secara fisik akan memiliki keberuntungan lebih juga dalam mencari kerja. Dengan melakukan operasi plastik, para orang tua berharap kehidupan anaknya akan jadi lebih baik setelah kuliah sehingga mudah mendapatkan pekerjaan. 

Tradisi Student Mossa di Swedia

Negara yang terletak di wilayah Skandinavia ini punya tradisi kelulusan yang identik dengan kekhasan negaranya. Para pelajar di sana biasanya akan merayakan kelulusan dengan berpesta sambil berbusana seperti seorang pelaut. 

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Pesta akan dilakukan di sekolah, dilakukan bersama dengan keluarga yang datang mengiringi para pelajar yang lulus hari itu. Baik pelajar laki-laki maupun perempuan akan mengenakan pakaian berwarna putih. Tidak lupa dilengkapi dengan topi khas seorang nahkoda bernama Student Mossa. Kegiatan mengabadikan momen atau berfoto pun sudah pasti jangan dilewatkan.

Kemudian selesai dari acara di sekolah, para pelajar akan diarak menuju kota dengan mobil bak terbuka bersama dengan orang tua dan guru yang ikut menemani. Jalanan pun akan ramai dengan riuh gembira berupa nyanyian, teriakan, juga tarian sebagai ungkapan rasa senang atas kelulusan yang telah diraih. Gak hanya para pelajar, orang tua, serta guru yang merasakan kegembiraan. Para warga sekitar pun ikut senang dan merasakan euforia dari acara ini. 

Upacara Tenang di Thailand

Perayaan gak selamanya harus diadakan secara riuh. Di Thailand, hari kelulusan biasa dirayakan secara sakral dan tenang. Tradisi yang terjadi di sini, di setiap acara kelulusan sekolah, akan hadir anggota kerajaan yang ikut andil dalam perayaan. Acara kelulusan juga dilakukan di gedung sekolah dengan hanya dihadiri para lulusan dan orang yang berkepentingan saja. 

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Dalam perayaannya, para pelajar putri diwajibkan untuk menggunakan gaun kelulusan, memakai stocking, juga tidak diperkenankan memakai perhiasan bahkan aksesoris rambut selama acara. Sedangkan untuk pelajar laki-laki, diwajibkan menggunakan pakaian berwarna putih lengkap dengan potongan rambut pendek. 

Meskipun dilakukan secara khidmat dan tenang, perayaan ini tentunya punya arti yang besar bagi para pelajar. Salah satu perayaan penting, sebelum mereka melanjutkan langkah ke rencana kehidupan selanjutnya.

Tradisi Turun Temurun di Indonesia

Bagi beberapa pelajar Indonesia, perayaan kelulusan sekolah nampaknya merupakan hal yang dirasa kurang pas jika tidak dilakukan. Perayaan tersebut juga mestilah dilakukan dengan penuh semarak dan heboh. Seperti halnya tradisi yang sudah terjadi secara turun temurun, perayaan ini hampir bisa kita jumpai di setiap tahunnya. 

Tradisi Kelulusan Sekolah dari Pelbagai Negara

Tradisi corat-coret baju seragam adalah salah satunya. Pakaian seragam yang dipikir sudah tidak akan lagi digunakan kemudian dijadikan ‘kanvas’ untuk meluapkan ekspresi dan rasa gembira atas kelulusan yang diperoleh. Gak hanya itu, perayaan kelulusan juga dilanjutkan dengan melakukan konvoi kendaraan diiringi nyanyian dan teriakan. 

Sayangnya, kegiatan merayakan kelulusan ini seringkali menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar. Ekspresi kegembiraan yang berlebihan, cara berkendara yang terkadang ugal-ugalan, ditambah kebanyakan dari pelajar yang ikut dalam perayaan tersebut belum mencapai batas usia diizinkan mengemudi. Hal ini tentunya tidak aman dan dapat membahayakan keselamatan mereka juga orang sekitar. Gak heran kalau selebrasi tahunan ini mendapat pandangan yang negatif di mata umum. 

Itu dia beberapa tradisi kelulusan khas dari beberapa negara. Momen kelulusan memang menjadi salah satu hal yang paling berkesan dalam kehidupan. Pengalaman sekali seumur hidup yang bisa jadi kenangan indah di masa dewasa nanti. Tapi tetap aja ya, harus tertib dan gak menimbulkan kegaduhan bagi orang lain itu penting! Happy graduation!!

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: