Eclectic Design, Gaya Unik nan Cantik

Kebanyakan dari kita pasti lebih kenal dengan minimalist style, scandinavian style, atau industrial style dalam hal dekorasi rumah. Lalu apa jadinya kalau kita ingin mencampur semua ide yang ada berikut dengan tekstur, pola, gaya, dan masih banyak lagi. Tentu saja dekorasi yang dihasilkan akan nampak ramai, bukan? Inilah yang dinamakan dengan Desain Eklektik.

Eklektik sendiri merupakan sebuah kata dalam bahasa Yunani yaitu eklektikos, yang bisa diartikan sebagai “memilih yang terbaik.” Istilah ini awalnya hanya digunakan dalam ilmu filsafat. Lalu pada akhir abad ke-19 sampai awal abad 20, konsep ini mulai bertransisi dengan baik ke dalam dunia arsitektur. Seperti konsep awal yaitu “hanya memilih yang terbaik dari berbagai aliran,” para arsitek pun memilih mengkombinasikan banyak elemen dari berbagai gaya untuk menciptakan tampilan baru. Akhirnya, filosofi desain inipun ditransfer ke dalam dunia dekorasi dan terciptalah gaya eklektik.

Namun ada hal yang perlu kamu tau nih. Menerapkan gaya eklektik untuk sebuah ruangan bukanlah hal yang mudah lho. Karena keunikannya, penggunaan desain model ini bisa membuat ruangan tampak berkarakter namun jika gagal bahkan bisa menampilkan kesan berantakan dan nggak beraturan. 

Ada beberapa karakteristik dan tips yang kamu mesti tau sebelum menerapkan desain ini. 

Related: 5 Reasons to Love Eclectic, Maximalist Style

Karakteristik dari Desain Eklektik

Sebetulnya tidak terlalu banyak aturan yang melekat dalam menerapkan desain eklektik. Namun ada beberapa karakteristik yang bisa kamu jadikan acuan, sebelum melaksanakan redecorate ruangan mengikuti desain eklektik.

  • Campuran Motif dan Tekstur

Desain eklektik bukanlah sebuah desain yang homogen. Kamu harus berani mencampurkan berbagai gaya baik dari motif maupun tekstur bahkan keduanya agar tercipta tampilan yang unik.

  • Kombinasi Antara Antik dan Modern

Pada dasarnya desain eklektik selalu digambarkan dengan pencampuran gaya lintas zaman. Seperti meletakkan furniture dengan gaya klasik diantara furniture modern dalam sebuah ruangan. Hal ini dapat menambahkan unsur historis yang membuat ruangan jadi lebih cantik dan tentunya mempertahankan ciri khas dari desain eklektik.

  • Perpaduan Warna Cerah

Pada desain interior eklektik ini, akan lebih sering dijumpai penggunaan dua warna berkontras terang yang dapat menghasilkan harmoni yang indah. Selain bikin ruangan tampak lebih cerah, juga bermanfaat untuk menjadikan ruang lebih hidup.

  • Gallery Walls

Dalam desain eklektik, seringkali orang-orang memanfaatkan bagian dinding lebar mereka sebagai sudut untuk memamerkan karya seni. Tidak hanya karya seni, bahkan mereka juga bisa sekedar membuat space untuk dijadikan tempat menaruh koleksi kebanggaan mereka di sudut ini.

  • Gaya Lintas Budaya

Dalam satu ruangan yang menerapkan desain eklektik, bisa ditemukan furniture antik yang berasal dari satu budaya lalu dipadukan dengan furniture lain yang justru punya asal budaya yang berbeda. Hal ini wajar dan nggak akan bikin ruangan kelihatan berantakkan.

Next Post Next post: Eclectic Style Defined And How To Get The Look

Tips dalam Desain Eklektik

Meskipun desain eklektik tampaknya terlihat tidak padu dan terkesan kacau karena banyaknya kombinasi ide, model desain ini akan menghasilkan tampilan yang mewah dan unik jika dieksekusi dengan benar. Berikut tips yang bisa dicontoh untuk menghasilkan desain eklektik yang menarik mata

  • Tentukan Warna Utama

Menentukan warna untuk sebuah ruangan adalah salah satu langkah krusial dalam dekorasi. Memilih warna utama yang tepat untuk sebuah ruangan dapat membuat ruangan menjadi lebih hidup dan berpadu satu sama lain. Begitupun dengan furniture yang akan melengkapi nantinya. 

Untuk menjadikan desain eklektik menjadi lebih enak dipandang, gunakan satu warna netral untuk dijadikan latar pada dinding. Lalu padukan dengan warna cerah lain yang mencolok sehingga kehadirannya lebih tampak menonjol. Warna netral di sini harus menjadi pemersatu di dalam konsep desain agar menjadikan ruangan lebih kohesif.

  • Dinding Berwarna Netral Lebih Baik dibanding Bermotif

Seperti yang sudah dijelaskan, desain eklektik adalah desain yang mengkombinasikan beragam ide, motif, tekstur, juga unsur seni dari berbagai budaya. Hal ini tentunya sudah pasti membuat ruangan terlihat lebih ramai. Oleh karena itu desain pun harus diseimbangkan. Salah satu caranya adalah dengan membuat dinding lebih polos. 

Hal ini berlaku juga sebaliknya jika furniture yang digunakan punya motif yang lebih lembut dan tenang. Tujuan dari hal ini adalah agar mata bisa punya tempat beristirahat setelah melihat segala keramaian yang ada. Ruangan pun jadi terlihat lebih rapi dan tidak terkesan berantakan.

  • Pilih Motif yang Disukai

Di sinilah kemampuan kreativitas kamu dimulai. Pilih semua motif yang kamu senangi untuk bisa ditempatkan dalam ruangan berdesain eklektik kamu. Padu padankan serta sesuaikan dengan tone warna yang telah kamu pilih sebelumnya. 

  • Bermain dengan Tekstur

Begitu juga dengan tekstur, jangan ragu untuk memilih beragam tekstur yang bisa ikut mewarnai ruangan kamu. Cara cerdas dalam melakukan hal ini adalah dengan menggunakan banyak tekstur sekaligus dengan kuantiti kecil

  • Tidak Ada Aturan Khusus, Bersenang-Senanglah

Desain eklektik sepenuhnya adalah tentang mengekspresikan kepribadianmu ke dalam wujud interior ruangan. Jangan batasi keinginan yang kamu punya dan bersuka rialah dalam menghadirkannya secara nyata. 

Have Fun!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *