‘Derita’ Lebaran yang Introvert Can Relate

Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu momen paling ditunggu oleh seluruh umat muslim. Siapapun rasanya sangat bersuka cita menyambut hari spesial ini. 

Namun bagi introvert, momen lebaran nggak hanya mereka sambut dengan bahagia tapi juga adanya sedikit perasaan khawatir. Khawatir disini adalah dengan adanya kegiatan berinteraksi sesama manusia selama satu hari penuh yang sangat jarang mereka lakukan di hari-hari biasa. Kira-kira hal apa aja yang jadi derita introvert di momen lebaran? Kalau kamu introvert, mungkin aja relate sama hal-hal di bawah ini.  

Keramaian yang Menguras Banyak Tenaga

Berbeda dengan para ekstrovert yang senang berada di tengah keramaian, introvert adalah orang-orang yang justru akan kehilangan banyak energi dan cepat merasa lelah jika berada di situasi yang bukan bagian dari dirinya. Di tengah keramaian, mereka akan merasakan bahwa energi dalam dirinya terserap habis oleh keadaan yang pada akhirnya menyendiri menjadi cara mereka untuk mengembalikan energi yang habis tadi. 

Dipaksa Senyum Terus-Terusan, Padahal Niat Hati udah Pengen Rebahan

Momen lebaran sangat identik dengan kegiatan halal bihalal yang mengharuskan kita menampilkan ekspresi terbaik berupa senyuman di muka umum. Orang-orang introvert bukanlah orang yang suka basa-basi sambil menebar senyuman di tengah keramaian. Mereka lebih senang diam, memerhatikan keadaan, dan bertindak jika itu memang sesuai dengan diri mereka. Kalau seorang introvert tidak dilibatkan dalam percakapan, jangan harap mereka bakal nimbrung ke obrolan.

Belum Lebaran Udah Khawatir Duluan

Para introvert pada dasarnya lebih suka situasi tenang dan jauh dari keramaian. Ketika datang momen lebaran, banyak introvert yang jadi overthinking, memikirkan tentang bagaimana hari spesial bagi umat muslim tersebut akan berjalan. Memikirkan nanti akan seperti apa dan harus apa saja sudah bikin diri pusing.

Sering Dibilang Sombong karena Jarang Ngomong

Karena jarangnya ikut nimbrung dalam obrolan, para introvert seringkali disalah pahami kalau mereka ini orang yang pemalu. Atau parahnya bahkan dikatakan sebagai orang yang sombong. Sayangnya mereka nggak pernah punya maksud untuk dianggap seperti itu lho. Mereka ingin sekali ikut terlibat dalam obrolan tapi rasanya sulit sekali mengeluarkan pendapat dengan panjang lebar. Ujung-ujungnya nyimak aja deh. 

Waktu yang Berjalan Lebih Lambat dari Biasanya

Hari Raya Idul Fitri bagi introvert merupakan hari yang penuh dengan aktivitas yang menguras energi lebih cepat. Walau sebenarnya mereka ingin bisa menikmati, kalau terlalu lama juga rasanya mereka nggak sanggup. Maka nggak salah juga kalau para introvert merasa di hari itu waktu berjalan lebih lambat dari biasanya hingga keinginan untuk bisa kembali ke rumah pun menjadi harapan tinggi bagi mereka saat itu.

Itu dia beberapa hambatan yang dirasakan introvert saat momen lebaran datang. Kamu setuju nggak sama hal-hal diatas? Semoga tetap bisa aman di momen lebaran ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *