Pro- Kontra Tracing beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Halo Paolars,

Dalam dunia menggambar atau desain, trend mengenai tracing sudah banyak dipakai bagi sebagian kreator dalam membuat karya-karyanya. Lalu, apa itu tracing? Berasal dari kata trace yang artinya jejak, penelusuran atau bahkan dalam definisi lain adalah menjiplak.

Tapi, belum tentu berarti menjiplak dalam artian plagiat lho. Walaupun memang banyak sekali pro-kontra mengenai tracing ini. Dalam hal tracing, banyak sekali yang bisa diadaptasi dari sebuah objek seperti garis, pose, anatomi, background, bentuk objek atau bahkan warnanya sekalipun. Jadi bisa disimpulkan bahwa tracing adalah menggambar ulang dan memolesnya sesuai dengan karakter si kreator.

Menggambar secara digital maupun manual tradisional banyak sekali yang sudah menggunakan teknik ini. Untuk melakukan teknik ini bisa dilakukan dengan beberapa aplikasi atau software lho! seperti Adobe Illustrator, Corel Draw, Zara X maupun aplikasi yang dikhususkan seperti PowerTRACE dan Corel trace serta teknik sederhana dalam menggambar manual.

Walaupun sudah banyak software atau aplikasi yang menyediakan kegiatan tracing. Namun, nyatanya banyak saja polemik dan kasus seperti beberapa tahun silam yang terjadi di dunia webtoon atau platform komik seperti pada kasus author My Unknown Husband yang sempat menghebohkan dan membuat penggemarnya kecewa. 

Banyak sekali alasan-alasan yang melatarbelakangi dalam melakukan tracing misalnya, karena tenggat waktu atau dengan kata lain supaya ingin cepat selesai dalam berkreasi. Teknik ini juga sebenarnya banyak dianggap licik karena melangkahi jauh daripada kegiatan esensial menggambar dari awalannya.

Hal pro kontra mengenai tracing ini menarik dan Kita akan bahas tentang makna dalam tracing supaya tidak terjebak dalam berkarya ya Paolars! 

Untuk membahas kasus ini, sekedar info bahwa Author manga Slam Dunk, Takehiko Inoue menggunakan heavy reference dari foto-foto live action pertandingan NBA sebagai pose-pose di manga tersebut. Mirip dari pose, anatomi, sudut pengambilan gambar. Cukup banyak berbagai adegan dalam manga tersebut yang menggunakan referensi foto para pemain NBA in actions seperti ini:

Nah Paolars, tracing diatas itu sah kok! Kenapa? karena men-tracing objek foto dan bukan karya orang lain. Menggunakan berbagai referensi, heavy reference, bahkan tracing, photobashing itu bukan hal yang tabu atau sah-sah saja bahkan normal. Keahlian sang artist bukan hanya dinilai apakah dia menggunakan hal-hal diatas, tapi bagaimana dia menjadikan referensi tersebut menjadi sebuah karya yang bagus.

Dengan kata lain, berimprovisasi dan mengolahnya dengan potensi yang dimiliki masih-masing kreator. Kesimpulan dari foto-foto diatas memang sah-sah saja dan terlihat memang serupa tapi tak sama yang berarti kreatornya memang hebat dalam membuat karya dari referensi-referensi diatas.

Selanjutnya contoh kedua dari webtoon yang dibahas di atas setelah beberapa orang meng-overlay gambar-gambar milik webtoon tersebut seperti ini:

Lihat  disini

Dan sangat terlihat persamaannya bukan? sangat fatal karena kreator men-tracing gambar karya milik orang lain. Bukan foto ataupun objek non-karya orang lain yang dampaknya bisa merusak reputasi karya-karya kalian.

Dalam menjadi kreator memang banyak sekali godaan-godaan waktu, tenggat serta referensi yang menarik mata. Namun ada kalanya kecerdasan harus tertanam pada setiap kreator sehingga harus berhati-hati dalam memilih referensi terutama karya orang lain dan berusaha mengelola  kecerdasan dengan memanfaatkan referensi.

Setelah mengulas masalah tracing diatas, ternyata tracing mempunyai kelebihan dan kekurangan lho paolars! berikut kelebihan dari tracing yang akan membantumu dalam menyelesaikan kreasi gambar Kalian:

  1. Membuat Kalian mudah untuk latihan menggambar, konsisten membuat outline akan mengasah skill menggambar. Gerakan tanganmu akan mulai terbiasa membuat garis dan detail saat menggambar manual maupun digital.
  2. Mengetahui lebih jauh tentang detail anatomi, menelusuri bentuk tubuh yang ada di gambar membantu kamu untuk belajar memahami anatomi. Mulai dari membuat kepala, badan, tangan, kaki, dan detail-detail lainnya.
  3. Menguasai linear perspektif, menggambar perspektif punya tantangannya tersendiri. Namun setidaknya memiliki pemahaman bagaimana cara kerja perspektif itu penting loh. Supaya kamu lebih mudah membuat gambar 3D.

Namun, tracing juga memiliki banyak kekurangan yang harus diperhatikan lho paolars! berikut juga kelemahan-kelemahan tentang tracing yaitu:

  1. Keaslian ide dipertanyakan, karena kamu membuat gambar berdasarkan referensi foto yang kemudian dijiplak. Kemudian muncul persepsi bahwa ide gambar itu bukan sepenuhnya milikmu.
  2. Menemukan ciri khas gambar menjadi agak lama dan sulit, menggambar tracing akan menyebabkan kamu kesulitan untuk menemukan ciri khas gambar. Karena kamu terlalu terpaku hanya dengan referensi yang ada bukan imajinasi Kamu.
  3. Cenderung tidak memiliki original character, karena original character (OC) dibuat berdasarkan ide, garis, bentuk, dan warna yang dibuat sendiri. Akan berbeda konteksnya dengan gambar hasil tracing yang dimana identitas gambar tidak keluar dari isi kepalamu.
  4. Hasil desain yang flat, masalah ini timbul ketika kamu belum terbiasa membuat dimensi gambar. Selain itu, desain yang flat dapat terjadi karena garis outline yang kamu buat tidak terputus dan tebal-tipisnya tidak variatif.
  5. Kecanduan, dalam artian ketika menggambar Kamu menjadi tidak percaya diri saat menggambar tanpa foto referensi. Sehingga kalau disuruh gambar mendadak, kamu akan merasa seperti tidak punya pedoman.

Ya itu dia serba-serbi tentang tracing beserta kelebihan dan kekurangannya. Intinya sebagai kreator harus cerdas dan menempatkan tracing untuk sekedar membantu dan jangan terlalu mengandalkan tracing apalagi plagiat karya orang lain. Jangan berhenti berkarya dan sukses ya paolars!

Sumber: 

https://id.quora.com/Bagaimana-pendapat-anda-mengenai-tindakan-tracing-yang-dilakukan-oleh-author-Webtoon-My-Unknown-Husband

Leave A Comment

Related Post

Read More
Read More
Read More
Read More
%d blogger menyukai ini: