Perkembangan Esport di Indonesia

Hai paolars, sebelumnya kita kan udah bahas tentang Esport, nah sekarang kita mau bahas gimana sih perkembangan Esport di Indonesia? Yuk kita bahas…

Game online saat ini sangat mudah di akses baik yang menggunakan computer ataupun smartphone. Bahkan Gustav Wood (Production Manager Ultimo hombre dari Inggirs) menyatakan kalau dia amaze sama masyarakat Indonesia yang bisa main game online melalui smartphone dimana aja, bisa di pinggir jalan atau saat nongkrong. Gustav menyatakan bahwa kalau di Inggris itu gamer ngga bisa sebebas seperti di Indonesia.

Game memang digemari bukan hanya oleh anak-anak namun berbagai kalangan dari remaja hingga dewasa. Game bukan lagi sebagai hobi saja namun menjadi profesi dan sumber penghasilan yang menguntungkan (Esport). Sehingga membuat Esport semakin diperhitungkan eksistensinya.

Game yang dimainkan ada yang di komputer kemudian ada juga yang di smartphone. Game komputer yang Serdang terkenal di Indonesia diantaranya Dota 2, League of Legends, Point Blank, CS:GO dan lain-lain. Sedangkan game smartphone yang sedang terkenal di Indonesia diantaranya Mobile Legends, Arena of Valor, Vain Glory, FPS (First Person Shooter), Clash Royale dan lain-lain.

Kompetisi-kompetisi Esport sering diadakan baik itu skala kecil, sedang ataupun besar. Hadiah yang ditawarkan bahkan terbilang cukup besar. Apabila sudah menjadi pemain yang pro kemudian masuk komunitas yang sudah besar akan menarik perusahaan-perusahaan untuk melakukan kerjasama yang imbasnya akan mendatangkan penghasilan yang besar.

IesPA (Indonesia eSport Association) mendukung Esport sebagai salah satu cabang olahraga. Berbeda dengan atlet cabang olahraga lain, Atlet Esport bertanding dengan strategi dan dipertandingkan secara online melalui komputer. Pada tahun 1999 Liga Game menjadi pionir bagi kemunculan Esports di Indonesia dengan mengadakan kompetisi game online pertama saat itu. Walaupun memang antusiasme masyarakat belum terlalu tinggi saat itu.

Kemudian baru pada tahun 2000-an ketika warnet ada dimana-mana membuat Esport semakin diminati banyak orang. Esport semakin berkembang, semakin banyak pula kompetisi yang diselenggarakan. Hingga terakhir pada tahun 2018 lalu kejuaraan Indonesia Games Championship mampu mengundang tim-tim internasional, kompetisi itu diikuti oleh 9.000 peserta dan dihadiri lebih dari 13.000 pengunjung dengan total hadiah mencapai 500 juta. Menurut Eddy Lim (Ketua IeSPA) menyatakan bahwa perkembangan Esport di Indonesia ini didukung oleh warnet yang menjamur pada tahun 2000-an.

Leave A Comment

Related Post

Read More
Read More
Read More
Read More
%d blogger menyukai ini: